Kisah Kasih di Angkot

"Ceuk nini oge tong jajan nya tong jajan! geus burit tingali jadi kapegat macet. (kata nenek juga jangan jajan ya jangan jajan! Udah sore liat jadi kejebak macet)" Seorang nenek marah kepada cucunya. Cucunya itu berseragam batik dan rok merah, ia adalah murid SD. Di sampingnya duduk gadis kecil berparas cantik yang mengusap punggung kakaknya. … Continue reading Kisah Kasih di Angkot

Advertisements

Hai Hati.

Hai, hati. Ruangan ini begitu sepi. Tak ada lagi canda tawa para otaku, teriakan gamers, obrolan garing, dan sekelumit kisah kasih di hari-hari itu. Layar-layar itu mati. Kursi-kursi itu kosong. Meja-meja itu rapi tak tersentuh. Semua itu mengusik hati. Kenangan itu sudah berakhir. Pun setiap nyawa yang pernah menghiasi hari sudah pergi membawa diri mereka … Continue reading Hai Hati.

Sekiranya

Sekiranya aku memahami setidaknya sekali lagi saja, mungkin aku tak begini. Tapi semua memang harus terjadi sebagai iradahNya. Karena tanpa hal itu, aku mungkin tidak akan merenungkan hal ini lagi. Alangkah indahnya membayangkan rasa-rasa yang membumbung tinggi di hati. Menyatakan pada diri bahwa akhirnya ada yang peduli dan menaruh hati. Tapi, apalah arti jika nanti … Continue reading Sekiranya

Nga-boseh

Alhamdulillaah~~ Kata sinetron mah "tiada hari yang tak indah" ya manteman! Karena kita selalu diberi kesempatan untuk hadir menyapa dunia. Sip. Kali ini aku kembali nge-blog, karena nggak laku nge-vlog ---bukan nggak laku siy, cuma nggak mau terkenal aja, biarin kasih kesempatan buat yang lain 😀 😀 Ceritanya, Sabtu tanggal 9 Syawwal atau 23 Juni … Continue reading Nga-boseh

Rindu Malam Kala Itu

Berhari-hari menghabiskan waktu secara intensif bersama nenek, membuatku mengenang lebih banyak kisah tahun-tahun ke belakang. Hingga hari ini, di salah satu hari dari rangkaian 10 hari terakhir Ramadhan, mengingatkanku pada satu malam yang pernah kunantikan saat itu. Di saat umurku sekitar 9-10 tahun. Bocah yang sedang giat mencari ilmu itu tergugah dengan kata-kata ustaz maupun … Continue reading Rindu Malam Kala Itu

Ya akhi…

Ya akhi... Aku tidak akan mencarimu Karena kau telah kutemukan di dalam hatiku Aku tidak akan menyapamu Karena sapaan itu telah kuajukan di setiap doaku Aku tidak akan menantimu Karena jodoh sudah tertulis di lauhul mahfuz Ya akhi... Jangan sibuk mencari aku Cari saja amal ibadah tuk melanjutkan risalah Rasul Jangan ingin menyapaku Sapa saja … Continue reading Ya akhi…

Ayo kita berjuang

Selama beberapa hari itu, dia tampak gelisah. Lembar demi lembar berisi soal diraihnya dengan wajah yang muram. Entah apa yang harus dilakukannya tatkala ia melakukan hal itu sendirian. Di saat semua orang asyik dengan gawai yang melenakan. Teriakan-teriakan pemain mobile legend itu semakin menggelisahkan hati. Ia pun memutuskan untuk cepat meninggalkan sekolah tatkala bel berbunyi. … Continue reading Ayo kita berjuang

Ayat-ayat cinta

"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad) Kuputuskan membuka lembaran baru. Kutinggalkan lembar sebelumnya, yang berisi kisah indah namun mengusikkan hati. Susah melupakan, namun segenap hati harus direlakan. Terpenting hikmah didapatkan, pun bahagia di masa depan. Alhamdulillaah. Segala puji memang hanya Dia yang … Continue reading Ayat-ayat cinta

Kebencian

Gejolak amarah yang membumbung tinggi membakar suasana hati. Ada rasa ingin memaki, namun tiada arti. Pada akhirnya merugi. Tapi apa lantas benci itu henti? Jika benci hanya sekedar benci, hanya akan menguji diri. Akhirnya turut dibenci. Rasa-rasanya, kebencian terhadap sikap seseorang yang berujung kekesalan hanya akan membuat kita benci pada diri kita sendiri. Tatkala maksiat … Continue reading Kebencian

Karena…

Hai dunia! Apakah dirimu melihat senyum ini? Lihatlah senyum tak biasa ini. Hari ini hatiku penuh dengan cinta yang rasanya sulit untukku berhenti tersenyum! "Yang paling layak untuk dicintai adalah cinta itu sendiri. Dan yang paling layak untuk kita musuhi adalah permusuhan itu sendiri". Ungkapan Syaikh Badiuzzaman Said Nursi yang dikemukakan pada film AAC2 itu … Continue reading Karena…