Karena…

Hai dunia! Apakah dirimu melihat senyum ini? Lihatlah senyum tak biasa ini. Hari ini hatiku penuh dengan cinta yang rasanya sulit untukku berhenti tersenyum! "Yang paling layak untuk dicintai adalah cinta itu sendiri. Dan yang paling layak untuk kita musuhi adalah permusuhan itu sendiri". Ungkapan Syaikh Badiuzzaman Said Nursi yang dikemukakan pada film AAC2 itu … Continue reading Karena…

Advertisements

Berawal Dari Tatap

Aku bukan penggemar roti bakar. Adapun seringkali membelinya kemudian kecewa karena ia kubeli ketika aku memang sangat lapar, namun nyatanya aku tidak benar-benar menginginkannya. Setiap sore dalam perjalanan sepanjang Jalan Pungkur, mataku menangkap spot yang berubah di sisi jalan. Sudah beberapa pekan yang lalu gerobak bubur kacang ijo dan ketan hitam berubah menjadi gerobak roti … Continue reading Berawal Dari Tatap

10 tahun lamanya

Dia pernah sesekali hilang dari pengawasanku. Tapi itu tak pernah lama. Kekosongannya selalu seakan menghampiriku lagi untuk diisi. Kupikir aku takkan lagi melihatnya. Tapi tanpa dicari, ia kutemukan lagi. Berhari-hari dilewati dengan hadirnya yang teramat berarti. Tanpanya, mungkin aku bisa menangis begitu sampai di kota. Atau mungkin menciptakan resah hati yang tiada henti selama perjalanan. … Continue reading 10 tahun lamanya

Muhasabah

Sungguh indah diri yang senantiasa bermuhasabah. Ingin rasanya diri ini menjadi salah satu bagian dari mereka para sholihin yang senantiasa mengumpulkan dosa di tiap lembaran kertas agar dapat membuangnya. Bahkan Umar Bin Khattab pernah berkata "Lakukanlah muhasabah terhadap diri sendiri,  sebelum orang lain melakukannya terhadap diri Anda". Ya,  benar.  Adakalanya kita tidak ingin dikritik.  Tapi kita … Continue reading Muhasabah

Lampu yang Selalu Menyala

“Ya Allah... titahkan pada hujan untuk memulangkan segala kekhawatiran. Jatuh bersama awan hingga lenyap di antara dedaunan.” Tengah duduk sesosok gadis di sebuah kursi kayu depan musholla. Lagi-lagi hujan menjadi saksi perjalanan penting dalam hidupnya. Tiap tetesan itu menyimpan memori yang mudah tuk diingat kembali suatu saat ketika hujan turun lagi. Hari itu, peristiwa luar … Continue reading Lampu yang Selalu Menyala

Ini Salahku.

Tak ada yang perlu diperdebatkan. Jelas, yang terjadi adalah salahku. Semburat mentari tidak kian menyapa. Tidak pula menampakkan diri. Apakah dia kecewa? Apakah sang surya sedih melihat jiwa-jiwa yang dipenuhi oleh kedengkian? Entah, tulisan ini mungkin dapat menuai kontra pada hati-hati yang bergejolak. Tapi bagaimana lagi, aku hanya ingin mengeluarkan isi hati. Setidaknya jika tidak … Continue reading Ini Salahku.

Baper Satu Muharram (Hijrah)

Ya, 1439 tahun yang lalu, pada tahun 622 M terjadilah peristiwa yang menjadi alarm bagi setiap muslim. Yaitu peristiwa Hijrah-nya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dari Makkah ke Yatsrib (Madinah).  Sungguh, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa ini, yang tentunya membuat diri ini ingin hijrah, dan selalu hijrah. Hijrah yang tidak hanyak sekali, … Continue reading Baper Satu Muharram (Hijrah)

​Angkot Cepat

Hari ini dan beberapa hari lalu aku mendapati angkot yang luar biasa. Memangnya kenapa? Angkotnya cepat!  Lha? Ini penting banget ya? Hehe Bagi sebagian orang ini nggak penting. Tapi bagi si penulis yang setiap hari melanglangbuana bersama transportasi satu ini, tentu tidak biasa rasanya.  Jika kita lihat kebanyakan angkot, rasanya sering sekali penumpang dibuat jengkel … Continue reading ​Angkot Cepat

Wajar? 

Langit terasa begitu cerah meski kulihat tetesan air menyiram bumi. Kebun begitu hijau meski kulihat kering oleh kemarau berhari-hari. Jalanan begitu asri meski kudapati polusi yang menyebar tiada henti. Dan lagi.. Sekejap itu yang menggundahkan hati. Membuatku bertanya-tanya tiada henti di dalam hati, apakah ini anugerah ataukah ujian? Wajarkah perasaan ini, yang disebut jatuh hati? … Continue reading Wajar? 

Tentang perjalanan

Jarak jauh yang ditempuh untuk pulang menjadi kenikmatan memaknai perjalanan seharian. Lelah ya biarkan,  karena bahagiamu tak terbantahkan. 🙂 Ya. Berjuta kenangan mungkin saja terlupakan. Namun sebelum itu benar-benar hilang, mengapa tak coba direnungkan? Setidaknya kita bisa mengumpulkan kepingan kebahagiaan untuk dibagikan, juga kepingan kesedihan untuk mengambil pelajaran. Haruskah mengeluh dengan lelahnya jarak tempuh perjalanan? … Continue reading Tentang perjalanan