Hai Hati.

Hai, hati. Ruangan ini begitu sepi. Tak ada lagi canda tawa para otaku, teriakan gamers, obrolan garing, dan sekelumit kisah kasih di hari-hari itu. Layar-layar itu mati. Kursi-kursi itu kosong. Meja-meja itu rapi tak tersentuh. Semua itu mengusik hati. Kenangan itu sudah berakhir. Pun setiap nyawa yang pernah menghiasi hari sudah pergi membawa diri mereka … Continue reading Hai Hati.

Advertisements

Apakah berat bagi hatimu?

Hari ini aku kehilangan satu kesempatan.  "Jika kamu ingin mengetahui akhlak seseorang, tanyakan pada keluarganya. " pernyataan seorang ustaz di sebuah kajian yang lantas selalu kuingat. Rasanya, pernyataan itu nyata adanya. Banyak orang yang berhasil membahagiakan banyak orang, bermimpi besar, menciptakan suatu gebrakan untuk kesuksesan orang lain. Tapi terkadang hanya di luar sana. Di tempat … Continue reading Apakah berat bagi hatimu?

Wajar? 

Langit terasa begitu cerah meski kulihat tetesan air menyiram bumi. Kebun begitu hijau meski kulihat kering oleh kemarau berhari-hari. Jalanan begitu asri meski kudapati polusi yang menyebar tiada henti. Dan lagi.. Sekejap itu yang menggundahkan hati. Membuatku bertanya-tanya tiada henti di dalam hati, apakah ini anugerah ataukah ujian? Wajarkah perasaan ini, yang disebut jatuh hati? … Continue reading Wajar? 

Perasaan angin

Hari ini ada kebahagiaan dari sekian kebahagiaan.  Hari ini ada makna bahagia yang sekian. Hebatnya, tak hanya satu. Aku mendapat dua kebahagiaan sekaligus. Pertama, aku sangat bahagia melihat ada keluarga yang berbahagia.  Ketika mereka semua berkumpul dengan senyum simpul yang bahagianya tak terukur. Dari situlah aku mendapat dua kebahagiaan yang sejenak membuatku meragukan diriku, benarkah … Continue reading Perasaan angin

Lepaskanlah.. 

Sesungguhnya aku di matamu adalah semu Tak berarti tanpa kasih sayang Ilahi Maka lepaskanlah harapanmu terhadapku Karena hatiku Allah-lah yang memiliki Berharaplah pada Allah dan mendekatlah pada-Nya Jauhi aku karena aku tak punya kuasa terhadap hatiku Bisa saja hari ini aku katakan rasa yang sama, tapi itu hanya sementara Karena sesungguhnya Allah-lah yang menggenggam rasa